Selasa, 15 November 2011

iPhone Bertahta Berlian Seharga Rp302 Juta

Selain mengitari bingkai ponsel, taburan berlian juga tampak di bagian logo Apple.

iPhone 4S Diamond & Platinum Edition (genius beauty)


Produk iPhone benar-benar menjadi favorit para desainer untuk mencipta karya mewah. Yang menjadi eksperimen kali ini adalah iPhone 4S edisi terbaru.

Adalah desainer Jo-Emma Larvin yang membuat pecinta gadget terpana dengan kemewahan perangkat telepon seluler bertajuk 'iPhone 4S Diamond & Platinum Edition' itu. Ia menempelkan berlian 7,8 karat dan 0,53 karat, serta platinum padat.
Selain mengitari bingkai ponsel berwarna putih, taburan berlian juga tampak di bagian logo Apple sisi belakang.
Diproduksi terbatas, hanya 25 buah, ponsel canggih dengan sentuhan mewah itu dipasarkan dengan harga £20.995 atau sekitar Rp302 juta. Meski penggarapan desain dilakukan Larvin, pemasaran produk itu tetap melibatkan desainer gadget asal Liverpool, Inggris, Stuart Hughes.
Namun, ponsel tersebut tak seberapa jika dibandingkan dengan salah satu kreasi Hughes: iPhone 4 bertahta 500 berlian. Telepon seluler dengan desain supermewah ini dijual dengan harga £5 juta atau sekitar Rp70,6 miliar.
Hughes hanya membuat dua set rancangan. Ia membuatnya atas pesanan seorang pengusaha asal Australia yang namanya sengaja disembunyikan, "Ini tantangan fantastis dan saya benar-benar puas dengan hasil akhirnya. Telepon itu terlihat menakjubkan," katanya kala itu.
Untuk membuat dua ponsel itu semakin mewah, Hughes juga mengganti boks kardus dengan boks berbahan granit berwarna merah muda seberat tujuh kilogram. Bagian dalam boks ini juga dilapisi dengan kulit terbaik.
Hughes memang dikenal sebagai perancang tampilan gadget mewah. Dia telah merancang tampilan banyak perangkat selama 12 tahun. Sebelum berkreasi dengan sejumlah produk Apple, dia memulai kariernya dengan melapisi Nokia 8800 dengan emas.
Hughes mengaku sangat mencintai pekerjaannya. Salah satu pelanggannya adalah pendiri rumah mode Dolce and Gabbana, Stefano Gabbana. "Telepon-telepon ini memang ditujukan bagi mereka yang sangat kaya, mereka tidak dapat dibandingkan dengan telepon yang bisa ditemukan di mana saja," ujar Hughes.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar